Menghidupi Nilai-Nilai Injil di Lapas Kelas 1 Kesambi Cirebon

SHARE

Kesambi (HUMAS Kota Cirebon)


Thadeus P. Dobe, S.Ag, penyuluh agama Katolik, memberikan penyuluhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kesambi Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Thadeus mengangkat tema "Kotbah Yesus di Bukit" yang diambil dari Injil Matius 5:1-7. Penyuluhan ini dihadiri oleh para peserta Lapas yang beragama Kristen dan Katolik dengan antusiasme yang tinggi, Jumat (11/06/2024).


Thadeus memulai penyuluhannya dengan membaca dan menjelaskan Matius 5:1-7, yang dikenal sebagai bagian dari Kotbah di Bukit, salah satu ajaran paling terkenal dari Yesus Kristus. Dalam penjelasannya, Thadeus menekankan pentingnya menghidupi nilai-nilai Injil dalam kehidupan sehari-hari.


Thadeus mengajak para peserta untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan mereka. "Dalam suka maupun duka, kita harus selalu berpegang teguh pada iman kita dan percaya bahwa Tuhan selalu ada bersama kita," ujarnya. Thadeus juga mendorong para peserta untuk selalu berdoa dan menguatkan hubungan pribadi mereka dengan Tuhan sebagai sumber kekuatan dan penghiburan.


Selanjutnya, Thadeus menekankan pentingnya bersikap lemah lembut kepada sesama. "Yesus mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang lemah lembut, bukan berarti lemah, tetapi memiliki kekuatan dalam mengendalikan diri dan berbuat baik kepada orang lain," jelasnya. Sikap lemah lembut ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang harmonis dan damai di dalam lingkungan Lapas.


Thadeus juga mengingatkan para peserta untuk selalu bersyukur, baik dalam keadaan suka maupun duka. "Mengucap syukur bukan hanya ketika kita mendapatkan berkat, tetapi juga ketika kita menghadapi tantangan. Dengan bersyukur, kita menunjukkan bahwa kita mempercayai rencana Tuhan dalam hidup kita," katanya. Sikap syukur ini akan membantu para peserta untuk melihat sisi positif dalam setiap situasi dan tetap kuat dalam iman.


Sebagai penutup, Thadeus mengajak para peserta untuk selalu murah hati dan siap menolong sesama. "Orang yang hidup dengan murah hati, tidak pelit, dan siap menolong orang lain adalah orang yang diberkati Tuhan," ujarnya. Thadeus mendorong para peserta untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain, sehingga tercipta komunitas yang saling peduli dan penuh kasih.


Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dan penguatan iman bagi para peserta Lapas Kelas 1 Kesambi Cirebon. Dengan menghidupi nilai-nilai Injil seperti yang diajarkan Yesus dalam Kotbah di Bukit, para peserta diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan penuh berkat.

Kontributor : Riani Kusuma Wardani