Kemenag Kota Cirebon Laksanakan Layanan Bagi Jemaah Haji yang Tanazul di Kertajati

SHARE

Kertajati (HUMAS Kota Cirebon) 

Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) melaksanakan pelayanan tanazul di Bandara Kertajati pada Rabu (26/6/2024). Hal ini dilakukan mengingat ada seorang jemaah haji Kota Cirebon yang mengajukan tanazul atau mutasi kloter. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha H. Slamet yang juga merupakan pelaksana tugas (plt) pada Seksi PHU. 

"Pada Rabu ada jemaah haji Kota Cirebon yang mengajukan tanazul atau mutasi kloter, sehingga jemaah haji tersebut dapat pindah kloter. Kebetulan kloter yang membersamainya tiba di Bandara Kertajati pada Rabu siang, sehingga kami melaksanakan pelayanan di sana," ucapnya. 

Slamet mengatakan bahwa pelayanan dimaksud berkenaan dengan pendampingan pengurusan administrasi, pengurusan koper, dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti otoritas bandara dan Petugas Pemberangkatan dan Pemulangan Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jawa Barat untuk Embarkasi Indramayu. 

"Pelayanan ini pun merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah, baik saat keberangkatan maupun saat kepulangan," ucapnya. 

Slamet menambahkan bahwa pengajuan tanazul merupakan hak jemaah haji, yang dapat dipenuhi selama masih ada kursi kosong pada kloter yang dituju. Dilansir dari kemenag.go.id, anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengungkapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh jemaah haji yang mengajukan tanazul. 

Bagi jemaah sakit, diperlukan surat rekomendasi petugas kesehatan kloter dan surat rekomendasi dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Makkah. Sementara bagi jemaah haji karena alasan kedinasan, diperlukan surat permohonan mutasi dari jemaah haji bersangkutan, yang diketahui oleh ketua kloter; surat pernyataan tidak menuntut kompensasi atas kurangnya layanan akibat mutasi; dan surat dari atasan langsung instansi yang bersangkutan, serta surat pengantar dari ketua sektor sesuai penempatan sektor jemaah. 

Kontributor : Haji Arif Arofah