Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kota Cirebon Jalani AKGTK, Ini Kata Mereka

SHARE

Kejaksan (HUMAS Kota Cirebon) 

Guru dan tenaga kependidikan madrasah di lingkup kerja Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon menjalani AKGTK pada Senin-Rabu (24-27/6/2024). Mereka menjalaninya di tiga titik lokasi (tilok), yakni MTsN 1 Kota Cirebon, MAN 1 Kota Cirebon, dan MAN 2 Kota Cirebon. AKGTK adalah asesmen bagi guru dan tenaga kependidikan untuk mengukur kompetensi mereka. Lantas apa tanggapan mereka terkait hal ini? 

Febi Nisrina, selaku guru pada MTsN 1 Kota Cirebon, mengungkapkan tanggapannya yang positif terkait kegiatan ini. Dikatakannya bahwa AKGTK menjadi ajang pengumpul data untuk mengevaluasi sejauh mana nilai kompetensi guru dan tenaga kependidikan. 

"Meskipun mungkin tidak seperti ujian pada umumnya, saya merasa perlu untuk melakukan persiapan terlebih dulu sebelum pelaksanaan hari ini. Agar hasil yang dicapai pun dapat mencerminkan standar kompetensi yang diharapkan," ucapnya. 

Ketika ditanya persiapan apa saja yang dilakukan, Febi mengatakan dirinya menonton sejumlah video online tentang hal-hal yang berkaitan dengan AKGTK dan berlatih dengan mengerjakan soal-soal pelajaran. 

"Namun tidak ada hal khusus yang dilakukan. Apa yang saya latih masih berkaitan dengan apa yang aaya ajarkan di kelas. Jadi sifatnya hanya menyegarkan ingatan saja," ucapnya pada Selasa (25/6/2024). 

Hal senada diungkapkan oleh Oma Saomadin selaku peserta asesmen di tilok MAN 1 Kota Cirebon dari unsur pengawas bina madrasah. Dikatakannya bahwa dirinya tidak melakukan persiapan yang spesifik, sekadar menyegarkan kembali pengetahuan umum yang berkenaan dengan pendidikan di madrasah. 

Sementara itu, Lili Sadeli yang merupakan kepala MIN Kota Cirebon mengungkapkan optimismenya bahwa apa yang dijalani oleh para guru dan tenaga kependidikan di AKGTK pada akhirnya menjadi bagian dari sumbangsih mereka dalam merancang program yang lebih baik bagi madrasah, serta meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Indonesia secara umum, dan di Kota Cirebon secara khusus. 

Kontributor : Haji Arif Arofah